Kemenkes Turunkan Tim Investigasi Usut Kematian Dokter Muda Undip

Binti Mufarida
Plt Kepala Biro Komunikasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menurunkan tim investigasi untuk mengusut kematian mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) saat menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RS Dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah. Korban bunuh diri diduga karena bullying.

Plt Kepala Biro Komunikasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa pembinaan dan pengawasan PPDS ada pada Pendidikan Dokter Spesialis FK Undip bukan pada RS Kariadi, sebagai unit dari Kemenkes. 

"Walau demikian Kemenkes sudah bergerak cepat dan tegas untuk menginvestigasi kejadian ini," ujar Nadia dalam keterangan persnya, Senin (15/8/2024).

Nadia pun memastikan Tim Itjen Kemenkes sudah turun ke RS Kariadi untuk menginvestigasi pemicu bunuh diri untuk memastikan apakah ini ada unsur bullying atau tidak. 

"Mudah-mudahan dalam seminggu ini sudah ada hasilnya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Bukan Kasus Baru: Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun di Indonesia, 3 Orang Meninggal

Nasional
1 hari lalu

Menkes Rombak Jam Kerja Dokter Internship usai Makan Korban Jiwa, Dilarang Overwork!

Nasional
2 hari lalu

Fakta Baru Terungkap, dr Myta Sempat Ditemukan Linglung di Tempat Kosnya

Health
2 hari lalu

Isi Voice Note Terakhir dr Myta Sebelum Meninggal Menyayat Hati: “Aku Mau Minta Tolong...”

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal