Kemenkes Jelaskan Proses Registrasi dan Verifikasi Peserta Vaksinasi Covid-19

Binti Mufarida
Ilustrasi, vaksin virus corona (Covid-19). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirimkan pemberitahuan melalui pesan singkat (short messaging service/SMS) kepada kelompok prioritas penerima vaksin virus corona (Covid-19). SMS pemberitahuan tersebut telah terhubung dengan aplikasi Pedulilindungi dan merupakan bagian dari tahap persiapan program vaksinasi yang dimulai Januari 2021.

Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, alur proses registrasi dan verifikasi yang harus ditempuh oleh peserta vaksinasi Covid-19, yaitu tahap pertama sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi/pemberitahuan melalui SMS dengan ID pengirim: PEDULICOVID.

Tahap kedua, penerima SMS harus melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan, memilih lokasi serta jadwal layanan vaksinasi.

Tahap registrasi ulang dinilai sangat penting untuk memverifikasi data penerima vaksinasi Covid-19. Dalam proses verifikasi, peserta diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan untuk mengonfirmasi domisili serta screening sederhana terhadap penyakit penyerta yang diderita. 

Peserta yang terkendala oleh jaringan dan tidak melakukan registrasi ulang, proses registrasi dan verifikasi dapat dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di kecamatan.

“Perlu ditegaskan bahwa keamanan data penerima vaksin dijamin oleh pemerintah dan pengelolaannya berdasarkan peraturan dan perundang-undangan sesuai dengan Keputusan Menteri Kominfo Nomor 253 Tahun 2020,” ujar Nadia di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Sembari menunggu dilaksanakannya proses vaksinasi, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara ketat. Disiplin 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari keramaian serta mencuci tangan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
3 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
3 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
6 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal