Kemenhub Tutup Sementara 11 Bandara di Papua usai KKB Tembaki Pesawat Smart Air

Rizky Agustian
Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan. (Foto: Dok. Kemenhub)

“Penerbangan perintis merupakan layanan vital dalam mendukung konektivitas masyarakat Papua, khususnya untuk akses kesehatan, pendidikan, distribusi logistik, serta mobilitas dasar masyarakat di wilayah terpencil, sehingga keamanannya sangat krusial dan harus dijaga,” tutur Lukman.

Diketahui, penembakan pesawat Smart Air terjadi saat pesawat tersebut pesawat berangkat dari Bandara Tanah Merah. Saat kejadian, pesawat membawa 13 orang penumpang.

Akibat penembakan tersebut, dua pilot dilaporkan meninggal dunia. Pesawat Smart Air itu dipiloti Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengidentifikasi pelaku penembakan merupakan KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Shorts
2 hari lalu

KKB Tembak Pesawat Smart Air di Papua, Pilot dan Kopilot Meninggal

Papua
2 hari lalu

Olah TKP Penembakan Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Ditemukan 13 Lubang Peluru

Nasional
3 hari lalu

Kapolri Instruksikan Buru Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

Papua
4 hari lalu

Terungkap! Pilot Smart Air Sempat Kirim Pesan Terakhir saat Ditembaki KKB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal