Kemenhaj bakal Negosiasi Ulang ke Maskapai Penerbangan untuk Tekan Ongkos Haji 2026

Felldy Aslya Utama
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochammad Irfan Yusuf. (Foto: iNews.id/Felldy)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan akan melakukan negosiasi ulang dengan pihak maskapai untuk dapat membicarakan usulan kenaikan harga komponen penerbangan haji 2026 imbas melonjaknya harga avtur.

Hal ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf saat disinggung ihwal tenggat waktu pembayaran ke pihak maskapai. Awalnya, dia mengatakan bahwa pemerintah tidak harus membayar sekarang untuk biaya tersebut.

"Tidak, tidak mesti harus dibayar sekarang. Tentu ada beberapa (tahapan)," ujar pria yang akrab disapa Gus Irfan itu di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Dia menambahkan, Kemenhaj juga masih terus melakukan pembahasan dengan pihak maskapai. Pembahasan diharapkan bisa menyesuaikan harga riil yang ada.

"Kita juga masih bernegosiasi dengan pesawat Garuda maupun Saudia (Airlines) tentang angka riil yang harus kita kita seusaikan itu," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Menhaj Putuskan Setop Wacana War Tiket, Fokus Penyelenggaraan Haji 2026

Nasional
4 hari lalu

Menhaj: Petugas Haji Berangkat ke Arab Saudi Mulai 13 April 2026

Nasional
4 hari lalu

Menhaj Ajukan Tambahan Rp1,7 Triliun untuk Kenaikan Biaya Penerbangan Haji

Nasional
8 hari lalu

Tak Ada Haji Furoda Tahun Ini, Wamenhaj: Harganya Tak Rasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal