Kemendikbudristek Tak Wajibkan Mahasiswa Skripsi, Aiman Witjaksono Ajak Buat Karya Bermanfaat

Dimas Choirul
Ketua Bidang Pendidikan DPP Pemuda Partai Perindo, Aiman Witjaksono. (Foto: Dimas Choirul)

"Saya membuat proyek waktu itu belum terkenal coding-coding-an, itu tahun 2001. Saya sudah membuat coding waktu itu untuk mendigitalisasi proses pendaftaran untuk pelatihan di salah satu perusahaan telekomunikasi," kata pria yang berprofesi sebagai jurnalis itu.

Karena itu, Aiman menyarankan Kemendikbudristek membuat formula kelulusan baru. Formula itu lebih menekankan pada kreativitas mahasiswa dalam membuat karya yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Sehingga basisnya atau dasarnya adalah bagaimana mereka mengembangkan kreativitas mereka untuk membuat sesuatu. Karena ini yang paling penting bukan sekedar di atas kertas, mereka bisa membuat penelitian lalu setelah itu bingung mau apa enggak bisa berbuat apa-apa," tutur Aiman.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Mantan Pejabat Kemendikbudristek Ngaku Takut dengan Jurist Tan, Kenapa?

Nasional
8 hari lalu

Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook

Nasional
15 hari lalu

Eks Direktur Kemendikbudristek Akui Terima Uang 7.000 Dolar AS terkait Pengadaan Chromebook

Nasional
1 bulan lalu

Saksi Ungkap Kewenangan Jurist Tan di Kemendikbud, Bikin Pegawai Lain Takut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal