Kejagung Telusuri 5.000 Lebih Transaksi Terkait Kasus Jiwasraya

Irfan Ma'ruf
Aditya Pratama
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. (Foto: Antara/Aprilio Akbar).

JAKARTA, iNews.id - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan akan memeriksa 5.000 lebih transaksi yang berkaitan dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya. Hal itu untuk mengungkap kasus dugaan korupsi yang membuat perusahaan asuransi tersebut berada di ambang kebangkrutan.

Hal itu disampaikan Burhanuddin saat konferensi pers di Kantor BPK RI, Jakarta, Rabu (8/1/2020). Dalam konferensi pers itu hadir pula Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna.

BACA JUGA: Kasus Megakorupsi, Kejagung Periksa 4 Direksi Jiwasraya

"Tolong beri kami kesempatan (penetapan tersangka) karena ada 5.000 lebih transaksi yag harus diperiksa dan itu membutuhkan waktu," kata Burhanuddin.

Dia mengatakan lima ribu transaksi yang akan diperiksa terjadi pada rentang waktu dari 2009 sampai 2019. Burhanuddin berjanji akan mengungkap siapa pelakunya.

Dalam waktu dua bulan kami sudah mengetahui siapa pelaku-pelaku yang melakukan kejahatan besar ini," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Minta Tambahan Anggaran jadi Rp989 Miliar: Perkuat Efektivitas Berantas Korupsi

57 tahun lalu

Eks Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini Terkait Korupsi MBG

57 tahun lalu

BEM UI Kritik MBG Diwarnai Korupsi, Gerindra: Kami pun Marah, Pengawasan Harus Diubah

57 tahun lalu

Ketua KPK Sentil Mentalitas ASN soal Pelayanan Publik Bisa Dipersulit: Akhirnya Ada Pungli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal