Kasus Mafia Bola, Edy Rahmayadi: Bukan Persoalan PSSI, Itu Penipuan

Devis Karmoy
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Edy Rahmayadi (Foto: iNews)

MEDAN, iNews.id – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Edy Rahmayadi menanggapi pengungkapan kasus pengaturan skor yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia bentukan Mabes Polri. Polisi telah menangkap empat orang yang diduga terlibat perkara tersebut.

Keempatnya adalah anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komisi Eksekutif (Exco) Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit Priyanto alias Mbah Pri, dan anaknya Anik Yuni alias Tika.

Gubernur Sumatera Utara itu mengatakan, kasus hukum yang menjerat sejumlah pejabat di struktur PSSI merupakan perkara yang tidak berkaitan dengan organisasi PSSI. Sebab, kata Edy, kasus hukum yang menjerat pejabat di PSSI murni kasus penipuan di kompetisi Liga yang tidak ada kaitan dengan struktur PSSI.

“Itu yang ditangkap itu bukan persoalan PSSI. Persoalan hukum positif, dia melanggar penipuan di Liga 3. Dia melanggar janji yang di luar konteks pesepakbolaan,” kata Edy di Medan, Jumat (28/12/2018).

Saat ditanya langkah PSSI terkait pembersihan oknum pejabat yang diduga terlibat mafia bola, Edy menuturkan, pemberhentian pejabat di PSSI tidak bisa serta merta. Aturan organisasi PSSI harus melaui mekanisme sidang Komisi Eksekutif (Exco).

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
All Sport
8 jam lalu

Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, PSSI Justru Kena Denda AFC Rp235 Juta

Soccer
5 hari lalu

Viral Wasit Liga Indonesia Diduga Jual Istri Lewat Aplikasi Online, PSSI Buka Suara

Soccer
6 hari lalu

Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Australia dan Korsel

Soccer
10 hari lalu

Bukan Paspor, Ini Fokus John Herdman Bangun Timnas Indonesia yang Ditakuti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal