Kasus Intoleransi di Sukabumi, Dedi Mulyadi: Perbedaan Keyakinan Jangan Jadi Alasan Perpecahan

Dharmawan Hadi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat meninjau langsung vila yang dirusak sekelompok warga di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (Foto: MPI/Dharmawan Hadi)

Terkait aspek hukum, KDM menegaskan dia tidak akan melakukan intervensi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat.

“Penyelesaian hukum harus dilakukan secara objektif, berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada,” katanya.

Sementara Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengungkapkan, laporan korban telah diterima dan penyelidikan masih berlangsung. Hingga saat ini, 9 saksi telah diperiksa.

"Laporan dari pemilik vila sudah kami terima dan langsung ditindaklanjuti. Penyidikan berjalan, dan komunikasi dengan semua pihak terus kami jaga," ujar Samian.

Dia menjelaskan insiden dipicu mispersepsi warga terhadap fungsi rumah singgah yang digunakan sebagai tempat ibadah tanpa izin resmi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Intoleransi Berujung Perusakan Vila Sukabumi Diusut Polisi, 9 Saksi Diperiksa

57 tahun lalu

5 Fakta Kasus Intoleransi Sukabumi yang Bikin Dedi Mulyadi Turun Gunung!

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan 4 Langkah Strategis Tangani Aksi Intoleransi di Sukabumi

57 tahun lalu

7 Fakta Kasus Intoleransi di Sukabumi, Nomor 6 Bikin Suasana Kembali Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal