Kasus Covid-19 Melonjak, Jokowi: Masyarakat Kurangi Aktivitas Tak Perlu

Puteranegara Batubara
Presiden Joko Widodo. (Foto Biro Pers Setpres).

Pandemi Covid-19 di tanah air, kata Jokowi, sesuai dengan apa yang diperkirakan. Pasalnya, saat ini menanjak dengan angka positif harian mendekati puncak kasus seperti bulan Juli tahun lalu.

Hal itu, kata Jokowi lantaran masuknya Covid-19 varian Omicron yang memiliki tingkat penularan lebih cepat. Meskipun, tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan varian Covid-19 jenis Delta.

"Varian Omicron yang menyebar kali ini memiliki tingkat penularan yang tinggi, tetapi tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan varian Delta," ucap Jokowi.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah. Tercatat pada 12 Februari 2022 bertambah 55.209 kasus. Sementara kemarin positif Covid-19 bertambah 40.489.492 kasus

Sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini lebih dari 4,7 juta kasus atau sebanyak 4.763.252 kasus. Sementara itu, rekor tertinggi Covid-19 terjadi pada 15 Juli 2021 sebanyak 56.757 kasus dalam sehari.

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat 32.570 orang. Sehingga total sebanyak 4.282.847 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 107 orang. Sehingga total meninggal menjadi 145.065 orang.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Sudah Sembuh, Jokowi Bersiap Safari Daerah Hadiri Undangan Warga

57 tahun lalu

Viral! Momen Jokowi Ikut Yoga di Depan Rumah Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal