Kasus Andi Pangerang, 3 Kader Muhammadiyah Beri Kesaksian Hari Ini

Reza Fajri
Andi Pangerang Hasanuddin saat dihadirkan di jumpa pers Mabes Polri (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mulai memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus ujaran kebencian dan ancaman terhadap warga Muhammadiyah oleh tersangka Andi Pangerang Hasanuddin. Ada 3 saksi kader Muhammadiyah yang dipanggil Selasa (9/5/2023) hari ini.

Ketiga saksi itu yakni Dr Ma’mun Murod, M.Si, Ismail Fahmi, Ph.D dan Muhammad Mashuri Mashuda, S.Si. Ketiganya dimintai keterangan di Gedung Awaloedin Djamin lantai 15 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Pemberian keterangan ketiga kader Muhammadiyah itu dilakukan di hari yang sama, tetapi di jam yang berbeda.

Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit yang juga Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah dijadwalkan memberikan keterangan pukul 10.00 WIB. Mashuri Mashuda (Sekretaris Majelis Wakaf PP Muhammadiyah) pukul 13.00 WIB dan Ma’mun Murod (Wakil Ketua LHKP PP Muhammadiyah/Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta) pukul 14.00 WIB.

Ketiga kader Muhammadiyah itu akan didampingi Tim Pengacara dari LBH dan Advokasi Publik PP Muhammadiyah dan unsur dari Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah.

Andi Pangerang Hasanuddin, peneliti BRIN, ditangkap polisi dan dijebloskan ke tahanan Mabes Polri, akibat berkomentar yang mengandung unsur ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) kepada Muhammadiyah, buntut dari perbedaan penetapan 1 syawal 1444 H.

Andi juga menuliskan ancaman membunuh warga Muhammadiyah. Ujaran kebencian berdasarkan SARA dan ancaman pembunuhan itu dituliskannya di laman Facebook menanggapi komentar atasannya, Thomas Djamaluddin.

“Ahmad Fauzan S perlu saya HALALKAN GAK NIH DARAHNYA semua mhammadiyah? Apalagi muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda Kalender Islam Global dari Gema Pembebasan? BANYAK BACOT EMANG!!!! SINI SAYA BUNUH KALIAN SATU-SATU,” tulis Andi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

BEI Buka Suara soal Dugaan Manipulasi IPO Saham Multi Makmur Lemindo

Bisnis
17 jam lalu

Kronologi Terbongkarnya Skandal Saham Gorengan Multi Makmur Lemindo (PIPA)  

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
2 hari lalu

Bareskrim Telah Naikkan Kasus Dugaan Penghinaan Budaya Toraja ke Penyidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal