Karhutla Meluas, BNPB Imbau Pemprov Riau Tetapkan Status Tanggap Darurat!

Riyan Rizki Roshali
Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Riau yang semakin meluas. (Foto: BNPB)

“Satgas hukum sudah bergerak, sudah ada yang jadi tersangka sebanyak 16 orang,” kata Suharyanto.

Sebagai langkah percepatan penanganan, BNPB mengerahkan kembali helikopter patroli dan armada water bombing. Penguatan armada tersebut dijadwalkan mulai masuk ke Riau pada Rabu (23/7/2025).

“Heli patroli dan waterbombing kita tambahkan, hari Rabu akan kita masukan,” ujarnya.

Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap 3 juga dimulai pagi ini. Sebelumnya, OMC sudah digelar pada 1–7 Mei dan 7–12 Mei 2025.

“Mulai tadi pagi OMC dilakukan, kami cek sudah turun hujan walaupun belum merata. Di wilayah Indragiri Hilir, Kuala Kampar, Siak, Batang Cenaku, dan Bangkinang, curah hujan masih kecil-kecil,” ucapnya.

BNPB menegaskan dukungannya terhadap penegakan hukum terhadap pelaku pembakar lahan. Bersama Satgas Karhutla, aparat penegak hukum terus melakukan upaya preventif dan represif.

“Upaya penindakan dan pencegahan akan terus dilakukan bersama Satgas Karhutla dan instansi terkait,” kata Suharyanto.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 bulan lalu

BNPB: Seluruh Wilayah Riau Sudah Terdampak Karhutla, 16 Orang Jadi Tersangka

12 bulan lalu

Kabut Asap Karhutla Riau Meluas hingga ke Malaysia, Warga Mulai Ngungsi

12 bulan lalu

Karhutla Mulai Kepung Jambi, Lahan Gambut Seluas 50 Hektare Terbakar

12 bulan lalu

Kabut Asap Pekat akibat Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal