Program pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana transfer pengetahuan bagi tenaga kerja Indonesia, terutama dalam menghadapi investasi perusahaan dalam maupun luar negeri.
“Dengan pelatihan dan peningkatan kompetensi, SDM kita akan semakin siap dan profesional untuk bersaing dengan negara lain,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan milik Polri dapat dimanfaatkan oleh kalangan buruh sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan organisasi pekerja sekaligus mempermudah akses layanan kesehatan.
Kapolri menegaskan seluruh elemen bangsa perlu bersatu dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan agar cita-cita besar Indonesia dapat terwujud. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja menjadi kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Ke depan kita harus bersama-sama mempersiapkan semuanya sehingga Indonesia benar-benar mampu mewujudkan cita-cita besar menuju Indonesia Emas,” katanya.