Jubir Presiden Adita Irawati Minta Maaf usai Sebut Rakyat Jelata saat Tanggapi Gus Miftah

Achmad Al Fiqri
Juru Bicara (Jubir) Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati. (Foto: BNPB)

Adita menjelaskan, penggunaan diksi tersebut telah sesuai dengan arti dan makna yang ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dalam kamus itu, kata dia, rakyat jelata memiliki arti yakni rakyat biasa.

"Saya gunakan diksi tersebut sesuai dengan arti dan makna yang tercantum di dalam KBBI yang artinya adalah rakyat biasa yaitu kita semuanya rakyat Indonesia," tutur Adita.

Kendati begitu, Adita menyatakan permohonan maaf atas pernyataan tersebut. Dia pun menegaskan tak bermaksud untuk merendahkan kelompok tertentu.

"Sekali lagi, tidak ada maksud untuk lemah kan atau rendahkan, kami akan terus introspeksi diri dan akan lebih hati-hati dalam gunakan bahasa, dan khususnya diksi kata. Kami laksanakan tugas untuk komunikasikan kebijakan strategis dan program prioritas," tandas Adita.

Sebelumnya, Adita Irawati disorot lantaran menyertakan diksi 'rakyat jelata' saat merespons tindakan Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarwendah Akui Ngomong Kasar di Medsos, Minta Fans Tetap Setia Mendukungnya

57 tahun lalu

Ngomong Kasar di Medsos, Sarwendah Minta Maaf ke Anak-Anak

57 tahun lalu

Sarwendah Akhirnya Minta Maaf! Akui Ucapannya Salah

57 tahun lalu

Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal