JPPR Sebut Format Debat Pertanyaan Terbuka Bukan Seperti Ujian Sekolah

Antara
JPPR menilai format debat capres-cawapres dengan pertanyaan terbuka bukan seperti ujian sekolah, justru membuat visi misi menjadi konkret.

"Format ini kan baru digunakan dan merupakan usaha agar debat lebih baik. Kita tunggu saja pelaksanaannya," ujarnya.

Dia meyakini pemaparan visi-misi paslon sifatnya normatif, sementara pertanyaan panelis mengarah pada hal teknis. Sehingga, ketika format pertanyaan terbuka digunakan, maka jawabannya pun tidak bersifat normatif.

Sunanto mencontohkan ketika paslon berbicara akan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan, hal itu harus spesifik dan rinci, keadilan terkait apa yang ingin dicapai.

"Kalau itu dilakukan maka masyarakat tahu apa yang akan diperbuat pemimpinnya lima tahun ke depan, bukan jawaban yang normatif," katanya.

Dia mengakui selama ini debat capres-cawapres banyak berkutat pada hal-hal yang normatif. Karena itu, format pertanyaan terbuka bisa dikatakan langkah terobosan agar jawaban yang disampaikan paslon tidak bersifat teknis, yang akan diperbuat.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasto Jelaskan Tersangka Korupsi DJKA Donatur Rumah Aspirasi di Pilpres 2019

57 tahun lalu

Wapres Ma'ruf Amin Berharap Kepemimpinannya Bersama Jokowi Berakhir Husnul Khotimah

57 tahun lalu

JPPR Ungkap Temuan Pelanggaran Pemilu 2024: Intimidasi hingga Mobilisasi Pilihan

57 tahun lalu

Tagar Ganjar Mahfud Rebound Paling Trending di Media Sosial Selama Debat Cawapres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal