Jokowi: Yang Dilarang itu Mudik, Bukan Transportasinya

Felldy Aslya Utama
Presiden Joko Widodo. (Foto: Sekretariat Kabinet).

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo menekankan pemerintah melarang warga untuk mudik di tengah pandemi Covid-19. Kendati demikian, kebijakan tersebut bukan berarti melarang transportasi umum beroperasi.

“Yang perlu diingat bahwa kita larang itu mudik, bukan transportasinya,” kata Jokowi dalam pengantar rapat terbatas (ratas) melalui video conference di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Jokowi menegaskan, transportasi umum diperbolehkan untuk beroperasi karena hal-hal yang masuk ke dalam pengecualian, seperti mengantar logistik, pemerintahan, pelayanan kesehatan, dan pekerja migran.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan, transportasi sebagaimana diatur tersebut boleh beroperasi, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.

Berkaitan dengan Idul Fitri, Jokowi menyebut dalam dua pekan ke depan, fokus pemerintah yaitu menahan kegiatan mudik oleh masyarakat dan mengendalikan arus balik setelah Lebaran.

“Oleh sebab itu, saya minta ke Kapolri, dibantu Panglima TNI untuk memastikan larangan mudik ini berjalan efektif di lapangan,” ucapnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rizal Fadillah Minta Polisi Tegas soal Kasus Ijazah Jokowi: Beri Kepastian Hukum!

57 tahun lalu

David Pajung: Sidang Kasus Ijazah Jokowi Harus Terbuka agar Publik Melihat Fakta

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Belum Ditahan, Khozinudin: Polisi dan Jaksa Ragu!

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Sentil Kubu Jokowi: Klaim P21 tapi Desak Penahanan ke Penyidik, Gak Nyambung!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal