Jokowi Ungkap Pemimpin yang Dibutuhkan RI: Bukan Hanya Duduk di Istana dan Tanda Tangan

riana rizkia
Presiden Joko Widodo dalam acara puncak Musyawarah Rakyat (Musra) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (14/5/2023). (Foto: Antara)

"Rakyat, rakyat butuh pemimpin yang paham, yang mengerti bagaimana memajukan negara ini. Karena pemimpin itu harus paham dan tahu potensi serta kekuatan negara ini, kekuatan bangsa ini apa, dia harus ngerti, dia harus tahu," sambungnya.

Terlebih, kata Jokowi, Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi negara maju dalam kurun waktu 13 tahun ke depan. Sehingga, rakyat tidak boleh keliru dalam memilih pemimpin baru. Agar kesempatan yang dimiliki dapat tercapai. 

"Karena bonus demografi kita muncul di tahun 2030-an, dan dalam sejarah memang kesempatannya hanya sekali dalam sejarah peradan bangsa. Begitu kita keliru memimpn yang tepat untuk 13 tahun ke depan hilanglah kesempatan menjadi negara maju," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gubernur Lemhannas Tutup P3N 27, Beberkan 5 Pesan Penting bagi Calon Pemimpin Nasional

57 tahun lalu

Pramono Sindir Kelemahan Bangsa karena Ego Pemimpin, Janji Lanjutkan Program Terdahulu

57 tahun lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

57 tahun lalu

Prabowo: Dunia Penuh Bahaya, Banyak Pemimpin Tak Lancar Jaga Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal