JAKARTA, iNews.id - Dewan Pengurus Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/9/2021). Pertemuan ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya diterima di Istana Negara, Jakarta pada 1 September 2021 lalu.
Sekretaris Jenderal PKP, Said Salahudin mengatakan, dalam pertemuan di Istana Bogor pagi tadi Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Sementara pengurus DPN PKP yang hadir adalah Ketua Umum Yussuf Solichien, dirinya sendiri, Wakil Ketua Umum Mayor Jenderal TNI (Purn) Aslizar N. Tanjung, Bendahara Umum Ellen Sukmawati, dan Sekretaris Dewan Pembina Rully Soekarta.
"Ketua Dewan Pembina PKP Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang juga merupakan sesepuh TNI sekaligus Wakil Presiden RI ke-6 tidak dapat hadir karena beliau sudah terjadwal mengisi acara kenegaraan yang lain," ujar Said melalui keterangan tertulis yang diterima MNC.
Said mengungkapkan, hal yang dibicarakan bersama Presiden Jokowi pagi tadi adalah terkait agenda kehadiran Presiden pada acara pelatikan pengurus DPN PKP pada tanggal 24 September 2021 di Jakarta. Jokowi disebut sudah terkonfirmasi untuk hadir. Di acara pelantikan nanti Ketua Umum PKP juga akan menyampaikan pidato kebangsaan.
Selain itu, lanjut Said, PKP dan Jokowi memunculkan dua kesamaan pandang dalam pertemuan itu. Pertama, Kepala Negara sepakat dengan PKP bahwa untuk menjadi Peserta Pemilu 2024 parpol non-parlemen tidak perlu mengikuti verifikasi faktual alias cukup lulus verifikasi administrasi.