Jokowi : Kegagalan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Bikin Korban Jiwa Bertambah

Faieq Hidayat
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kesepakatan gencatan senjata antara Rusia-Ukraina yang gagal. Hal ini berpotensi mendorong bertambahnya korban jiwa dan krisis kemanusiaan di Ukraina.

"Gagalnya kesepakatan gencatan senjata di Ukraina bukan hanya mendorong eskalasi konflik bersenjata tetapi semakin bertambahnya korban jiwa dan krisis kemanusiaan di Ukraina," kata Jokowi Presiden dalam akun Twitter resminya, @jokowi, Selasa (8/3/2022).

Menurut dia, perang akan melupakan kemanusia dan lebih mementingkan kekuasaan.

"Perang adalah persoalan ego, melupakan sisi kemanusiaan, dan hanya menonjolkan kepentingan dan kekuasaan," katanya.

Berdasarkan data UNHCR, sebanyak 1,2 juta orang telah mengungsi ke negara lain akibat perang di Ukraina. Sebab itu, dia menyerukan agar semua pihak bersama-sama mencegah terjadinya ancaman krisis pengungsi terbesar sepanjang abad ini.

"Menurut UNHCR, sudah 1,2 juta orang harus mengungsi ke negara lain karena perang di Ukraina. Apabila krisis berlanjut niscaya akan terjadi 'krisis pengungsi terbesar sepanjang abad'. Inilah yang harus kita sama-sama cegah agar jangan sampai terjadi," ujarnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Pawai Juara Persib Telan Korban Jiwa, 1 Orang Tewas Ditusuk, 122 Luka-Luka

57 tahun lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal