Jokowi mengatakan tidak mudah memperbaiki ranking Indonesia saat kondisi dunia tidak menentu seperti sekarang. Bahkan, katanya, Jepang turun tiga peringkat, sementara Malaysia turun tujuh peringkat.
Dia mengingatkan semua kementerian dan lembaga mencermati dengan betul kondisi-kondisi global dan ekonomi nasional.
"Karena kalau kita lihat jepang kenapa turun tiga peringkat itu karena pelemahan mata uang, dan juga karena penurunan produktivitas. Malaysia turun sampai tujuh peringkat juga karena pelemahan mata uang dan masalah stabilitas politik. Artinya apa? Stabilitas politik itu penting, artinya stabilitas mata uang itu penting, artinya peningkatan produktivitas penting," kata dia.