Jokowi Ingatkan Birokrasi Harus Senang Melayani Bukan Dilayani

Dita Angga
Presiden Joko Widodo beri penghargaan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pelayanan pelayanan publik adalah wajah konkrit kehadiran negara. Utamanya dalam menuntaskan masalah pelayanan publik yang dilaporkan masyarakat.

“Pelayanan publik adalah wajah kongkrit kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Negara disebutkan hadir jika mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang prima, yang cepat, yang profesional, dan berkeadilan,” katanya dalam acara peluncuran laporan tahunan Ombudsman Republik Indonesia, Senin (8/2/2021).

Jokowi menyebut mewujudkan pelayanan publik yang baik dibutuhkan usaha yang berkelanjutan. Salah satunya usaha mengubah budaya birokrasi dari senang dilayani menjadi budaya melayani.

“Mewujudkan pelayanan publik yang prima memerlukan ikhtiar yang berkelanjutan, memerlukan transformasi sistem, memerlukan tata kelola, membutuhkan perubahan mindset dan budaya kerja birokrasi kita. Dari budaya senang dilayani menjadi budaya melayani,” katanya.

Jokowi menyebut perlu kerja  besar untuk mengubah model pelayanan birokrasi yang selama ini kaku. Selain itu juga seringkali kerja birokrasi dinilai terjebak pada hal-hal yang bersifat prosedural, administratif.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

Resmi, Ekspor Batu Bara hingga CPO Wajib Lapor DSI Mulai Besok

57 tahun lalu

Majelis Etik: Pimpinan Ombudsman Periode 2021-2026 Dinilai Paling Bermasalah

57 tahun lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal