JIS Sudah Ikuti Standar FIFA, Jubir Anies: Jangan Mendiskreditkan Karya Anak Bangsa 

Jonathan Simanjuntak
Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok Jakarta Utara. (Foto MPI: Carlos Roy).

“Arahan umumnya adalah pada penggunaan transportasi publik dan modal split,” tambahnya.

Dia pun meminta tidak ada politisasi stadion JIS. Misalnya saja, layak atau tidak layaknya stadion atau fasilitas stadion bisa diserahkan langsung kepada FIFA yang memiliki standarnya.

“Secara metode kok bisa rumput yang di-sampling, justru yang di luar garis batas pertandingan?” katanya.

Menurutnya, apabila pembangunan atau renovasi JIS dipolitisasi bisa merusak demokrasi dan mendiskreditkan karya anak bangsa. Apalagi potensi kerugian uang negara pun juga terbuka.

“Tidak hanya ini bertentangan dengan akal sehat, tetapi juga potensi penghamburan keuangan negara. Jangan sampai hanya karena syahwat kekuasaan yang berlebihan, kita merusak demokrasi dan terutama mendiskreditkan karya anak bangsa sendiri,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ada 2 Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Dapat Perlakuan Berbeda di Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Presiden FIFA Gianni Infantino Masuk Ruang Ganti Iran, Ucapkan Pesan Emosional di Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

FIFA Siapkan Turnamen Baru! Palestina vs Israel Dirancang Jadi Laga Pembuka, Rusia Ikutan

57 tahun lalu

Virgil van Dijk Sindir Jeda Minum di Piala Dunia 2026: Laga seperti Dipotong Iklan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal