Katrol bebas yaitu katrol yang posisinya berubah pada saat gaya (kuasa) bekerja. Bentuk Katrol Bebas sebagai berikut:
Katrol bergerak memiliki keuntungan mekanis 2. Perhitungannya sebagai berikut:
F = ½ W
KM = 2 / W/F = 2
Katrol majemuk adalah susunan yang terdiri dari beberapa katrol (katrol tetap dan katrol bebas). Katrol majemuk ini digunakan untuk mengangkat beban yang sangat berat. Berikut bentuk katrol majemuk sebagai berikut:
Untuk susunan katrol memiliki keuntungan mekanisnya yaitu 3. Berikut perhitungannya:
F = 1/n x W
n = Jumlah tali atau jumlah katrol
KM = W/F
Setelah mengetahui jenis-jenis katrol dan rumusnya, pelajari contoh soalnya di bawah ini: