Jenderal Dudung Larang Prajurit Bicara Pemilu: Jangan Ikut-ikutan!

Riezky Maulana
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat memberikan pengarahan kepada jajaran di Makodam Jaya Jayakarta, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (14/3/2022). (Foto: MPI/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman tegas melarang para prajurit untuk membicarakan Pemilu. Dudung menegaskan prajurit TNI wajib memiliki loyalitas tegak lurus kepada Presiden dan Panglima TNI. 

Hal itu disampaikan Dudung saat memberikan pengarahan kepada jajaran di Makodam Jaya Jayakarta, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (14/3/2022). 

"TNI AD saya minta tidak ikut-ikutan. Demokrasi TNI AD hanya loyalitas dan tegak lurus kepada pimpinan kita. TNI AD harus loyal kepada Presiden Republik Indonesia," ucap Dudung.

Oleh karena itu, Dudung meminta agar seluruh prajurit tidak membicarakan hal yang berbau Pemilu 2024. Dirinya juga meminta agar seluruh prajurit untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Tidak ada bicara tentang masalah demokrasi, bicara tentang 2024, dan sebagainya. Lakukan tugas pokok TNI AD dengan sebaik-baiknya. Kita lakukan disiplin militer, tidak ada kegiatan kegiatan yang lainnya yang mencoba menggangu demokrasi," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Raja Adat dan Sultan Bali Minta Prabowo Beri Kepastian Proyek Bandara Bali Utara

5 hari lalu

KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu

5 hari lalu

KSP Dudung Ungkap Prabowo Tak Suka Birokrasi Menjelimet

10 hari lalu

Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Pemerintah: Kampanyekan Indonesia Chaos di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal