Menurut dia, puncak perayaan Waisak akan berlangsung pada sore hari melalui upacara detik-detik Waisak yang dimulai sekitar pukul 15.10 WIB.
"Tahun ini detik-detik Waisak jatuh pada pukul 15.44.44 WIB. Karena itu, kami akan menggelar upacara khusus menjelang waktu tersebut," katanya.
Menjelang dimulainya ritual utama, para umat terlihat memanfaatkan waktu dengan melakukan namaskara atau penghormatan dan sembahyang di depan altar serta patung Buddha. Sebagian lainnya tampak duduk tenang melakukan refleksi dan meditasi.
Unico mengatakan, momentum Waisak menjadi kesempatan bagi umat Buddha untuk memperkuat nilai-nilai kebajikan sekaligus mendoakan kedamaian bagi seluruh makhluk.
"Melalui perayaan Waisak ini, umat Buddha berharap semua makhluk hidup dapat memperoleh kesejahteraan, kebahagiaan, dan kedamaian," tuturnya.