Jawa Timur adalah Kunci! Cek Deretan Kampus Kritik Jokowi: Ada Unair, ITS, Unibraw, hingga Unesa

Achmad Al Fiqri
Civitas akademika dan guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) saat bacakan enam poin pernyataan sikap menjelang Pemilu 2024. (Foto: MPI/Masdarul Kh)

Atas dasar itu, mereka mengecam segala bentuk praktik pelemahan demokrasi. Mereka meminta Jokowi, sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan harus merawat prinsip-prinsip etika republik dengan tidak menyalahgunakan kekuasaan, menggunakan fasilitas dan alat negara untuk kepentingan kelompok tertentu, maupun berpihak dalam politik elektoral dan menghentikan segala praktik pelanggengan politik kekeluargaan.

Tak hanya Unair, civitas academica Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya juga menyatakan sikap serupa dalam aksi peduli negeri. Dalam aksi tersrbut, puluhan dosen, guru besar, dan mahasiswa, menyampaikan aspirasinya terkait pemilu jujur dan adil, serta menjaga integritas dan etika berbangsa.

Aksi yang digelar di Plaza Dokter Angka ITS dan dihadiri 41 guru besar, dosen, dan mahasiswa itu ditujukan untuk menjaga integritas dan etika dalam berbangsa. Selain itu ikut merawat demokrasi agar nasib generasi muda ke depan lebih baik.

“Keluarga besar ITS Peduli Negeri menginginkan pemilu berjalan jujur dan adil. Seruan keluarga besar ITS Peduli Negeri ini ingin merespons situasi terkini dan seruan tersebut tetap dalam koridor tata kelola perguruan tinggi,” kata Guru Besar ITS Surabaya, Prof Priyo Suprobo.

Suara kegelisahan terkait perkembangan demokrasi juga disuarakan oleh civitas academica dan guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dalam pernyataannya, para guru besar Unesa menyerukan pejabat negara untuk menjadi teladan dalam menjaga netralitas.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendikti Terima 5 Laporan Dugaan Pelecehan Seksual, Libatkan Pimpinan Perguruan Tinggi

57 tahun lalu

Mendikti Ungkap 4 Pelaku Pemalsuan Riset, Seluruhnya Lulusan S1 UNY

57 tahun lalu

Projo: Tokoh Politik Harus Contoh Jokowi yang Rajin Menyapa Rakyat

57 tahun lalu

Mendikti soal Peneliti RI Diduga Palsukan Riset: Tak Terindikasi sebagai Dosen 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal