BMKG memperingatkan bahwa angin laut dengan kecepatan lebih dari 25 knot dapat memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan seperti Perairan Utara Aceh, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian timur, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, hingga Samudera Hindia di sekitar Banten, Jawa, dan Nusa Tenggara Timur.
Dwikorita juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara tiba-tiba. Ia menyarankan masyarakat untuk tidak berada di ruang terbuka saat terjadi petir, menghindari bangunan tua saat angin kencang, serta menjaga kondisi tubuh karena suhu panas juga masih mungkin terjadi di tengah pola hujan yang aktif.
“Masyarakat harus tetap waspada, meskipun secara kalender kita berada di musim kemarau. Jangan lengah. Cuaca bisa berubah cepat dan membawa dampak besar,” tegasnya.