Isyarat KSAD Andika dan KSAL Yudo Calon Panglima TNI, Kode Jokowi dan Ma'ruf Amin?

Riezky Maulana
KSAL Laksmana TNI Yudo Margono dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, dua nama yang mencuat sebagai calon Panglima TNI (Foto : iNews)


Meski demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menggunakan hak prerogatifnya. Namun, muncul isyarat-isyarat mencuat jelang pemilihan Panglima TNI yang baru.

Momen menarik terjadi saat Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menyebut Yudo sebagai Panglima TNI saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Banten, Kamis (16/9/2021). Walaupun, pernyataan tersebut langsung direvisi.

"Pada hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Serang di Provinsi Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI AL bersama dengan pemerintah daerah. Bapak Panglima hadir, eh Bapak KSAL," ujar Ma'ruf Amin dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi yang berada di sebelah Ma'ruf Amin langsung merespons momen ucapan salah ucap tersebut. "Doa itu," ucapnya.

Selain Yudo, nama Andika Perkasa juga mencuat. Andika juga semakin kuat dihubungkan dengan sebagai Panglima TNI usai mengantarkan Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) di Roma Italia, Jumat (29/10/2021).

Padahal biasanya jika Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo hadir selalu didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Saat itu, Hadi absen karena menerima penghargaan di Singapura.

Andika bahkan menjadi sopir mobil golf Jokowi dan istrinya Iriana Jokowi. Namun, baik Yudo maupun Andika dinilai mempunyai peluang yang sama.

Wakil Ketua Komisi I DPR Anton Sukartono Suratto melihat, dari ketiga kepala staf matra TNI yang ada saat ini, yang paling terlihat performanya adalah KSAD Andika Perkasa. Namun, kemampuan Yudho juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

"Upaya beliau dalam meningkatkan keahilan para prajurit di TNI AD dan pembenahan SDM dilingkungan matra Darat. Namun Pak Yudo, KSAL juga bagus, beliau mengambil sikap tenang  berperan aktif menjaga stabilitas keamanan di perairan wilayah NKRI yang salah satunya dengan melakukan pengawasan  kapal asing yang membelok masuk ke wilayah teritorial NKRI bahkan mengamankan wilayah ZEE dari pencurian sumber daya alam tanpa izin," kata Anton saat dihubungi, Minggu (31/10/2021).

Baik Andika maupun Yudho adalah putera terbaik bangsa dan memiliki peluang yang sama untuk diusulkan menjadi Panglima TNI. Pastinya, masa jabatan keduanya berbeda karena Andika akan pensiun dalam 1 tahun ke depan sementara Yudho akan pensiun pada 2023.

"Jika tongkat komando Panglima TNI jatuh pada Andika, maka masa jabatannya tidak panjang. Andika Perkasa hanya punya waktu satu tahun, akan memasuki masa pensiun lebih dulu, November 2022. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo akan pensiun pada 2023," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kenang Ryamizard Ryacudu, Jusuf Kalla: Beliau Berjasa Besar dalam Penyelesaian Konflik dan Tsunami Aceh

57 tahun lalu

KSAD Maruli Melayat ke Rumah Duka Ryamizard Ryacudu: Kita Berduka Atas Meninggalnya Tokoh Bangsa

57 tahun lalu

KSP Dudung hingga OSO Melayat ke Rumah Duka Eks Menhan Ryamizard Ryacudu

57 tahun lalu

Profil Ryamizard Ryacudu, Eks Menhan yang Wafat pada Usia 76 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal