“Bukan resistensi, mungkin masih ada perbedaan pandangan yang mungkin itu karena belum tersampaikan secara utuh apa yang melandasi keputusan dari Bapak Presiden dan keputusan pemerintah termasuk di situ kan ada poin-poin apa namanya yang diatur di dalam Board of Peace yang itu juga menjadikan perkembangan yang barangkali ini belum tersampaikan secara utuh,” jelasnya.
Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi agar kebijakan pemerintah dapat dipahami secara lebih komprehensif oleh seluruh pihak.
“Saya rasa forum siang hari ini juga bagian dari yang memungkinkan untuk Bapak Presiden bisa jadi menyampaikan poin-poin tersebut dengan harapan ini semua bisa diterima dan dimengerti oleh semua pihak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prasetyo kembali menekankan bahwa Presiden Prabowo memiliki tradisi untuk mendengarkan pertimbangan para tokoh sebelum mengambil keputusan strategis.
“Kalau masukan itu di pertemuan siang hari ini kan jadi. Sekali lagi yang kami sampaikan, komunikasi kan tidak hanya yang formal seperti siang hari ini. Bapak Presiden Prabowo kan beliau selalu itu cara beliau mengambil keputusan biasanya beliau meminta pertimbangan beberapa tokoh-tokoh tersebut,” ucapnya.