Istana Buka Suara usai Joni Pemanjat Tiang Bendera Tak Lolos Seleksi TNI Tagih Janji Presiden Jokowi

Raka Dwi Novianto
Yohanes Ande Kala (19) alias Joni menunjukkan piagam penghargaan dari Panglima TNI. (Foto: iNews/Stevanus Dile Payong)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara Pratikno memberikan perhatian khusus terkait Yohanes Ande Kala alias Joni, yang tidak lolos dalam seleksi Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD 2024. Pratikno berjanji akan mengecek proses seleksi yang menyebabkan Joni gagal.

"Ya mungkin karena ada parameter juga ya, saya gak tahu. Tapi akan cek. Tentu saja kan ada proses seleksi," kata Pratikno di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Seperti diketahui, Joni menjadi terkenal setelah memanjat tiang bendera pada upacara HUT RI ke-73 di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2018 untuk membetulkan tali yang tersangkut. 

Aksi heroiknya menarik perhatian publik dan membuatnya diundang ke Istana oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat bertemu dengan Jokowi, Joni yang ketika itu masih duduk di bangku SMP mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan sepeda dan renovasi rumah. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Kata Jokowi usai Diperiksa 2,5 Jam di Polresta Solo terkait Kasus Fitnah Ijazah Palsu

Nasional
4 jam lalu

Jokowi Diperiksa 2,5 Jam di Polresta Solo terkait Kasus Fitnah Ijazah Palsu

Nasional
10 jam lalu

Presiden Prabowo Panggil Airlangga hingga Purbaya ke Istana, Bahas Apa?

Nasional
1 hari lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal