MURATARA, iNews.id – Isak tangis keluarga pecah saat dua mobil ambulans yang membawa 16 jenazah korban kecelakaan maut bus ALS dengan truk tangki tiba di RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau, Rabu (6/5/2026).
Keluarga yang telah menunggu sejak siang tak kuasa menahan kesedihan saat kantong-kantong jenazah diturunkan satu per satu untuk dititipkan di kamar jenazah rumah sakit tersebut. Belasan Jenazah tersebut dibawa dua mobil ambulans milik Pemkab Muratara dan Yonif TP 846/KS.
Humas Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau, Yassir Watera membenarkan ada 16 jenazah yang diantar ke rumah sakit.
"16 kantong, kami barusan menerima pukul 17.00 WIB tadi sebanyak 16 kantong jenazah. Untuk yang dirawat (4 korban selamat) tidak ada disini," katanya, Rabu (6/5/2026).
Yassir mengatakan 16 jenazah tersebut hanya dititipkan di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Tim medis masih menunggu proses tindak lanjut dari pihak kepolisian.
"Jadi untuk kelanjutannya 16 kantong jenazah ini kami dititipkan, sebelum ada perintah dari kepolisian sehingga kami tidak berani ngapa-ngapain. Buka (kantong jenazah) saja tidak berani kami," katanya.
Yassir juga mengatakan, belum mengetahui identitas para jenazah tersebut, namun ia sudah memberikan nomor pada seluruh kantong jenazah tersebut.
"Nama-namanya belum dapat, tapi sudah kami nomorkan. Begitu turun langsung saya nomorkan (kantong jenazahnya," ungkapnya.
Sebelumnya, Bus ALS terlibat kecelakaan maut dengan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.