Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

Iqbal Dwi Purnama
Selat Hormuz (foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga minyak mentah dunia berpotensi kembali menguat pada perdagangan sepekan ke depan seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Apalagi Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Minggu (12/7/2026).

Menurut Ibrahim, secara teknikal minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan bergerak pada kisaran level support 62,30 dolar AS per barel hingga level resistance 82,20 dolar AS per barel. Meski masih berpeluang mengalami koreksi, harga minyak diperkirakan berpotensi menguat tajam apabila sentimen geopolitik terus memburuk.

"WTI Crude Oil sendiri dalam sepekan kemungkinan diperdagangkan di support 62,30 dolar AS kemudian resistance 82,20 dolar AS. Jadi ada kemungkinan besar turun tapi akan menguat tajam," ujar Ibrahim dalam pernyataan resminya.

Dia menjelaskan, faktor utama yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak berasal dari perkembangan konflik di Timur Tengah. Menurutnya, penutupan Selat Hormuz akan mengganggu distribusi minyak global karena jalur tersebut merupakan salah satu rute pelayaran energi terpenting di dunia.

"Secara resmi Selat Hormuz ditutup total. Sehingga ini akan berpengaruh terhadap transportasi minyak pada hari Senin," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Media Iran Rilis 13 Daftar Pemimpin dan Pejabat Negara Barat dalam Target Pembalasan

57 tahun lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal