Investigasi Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Dapatkan Petunjuk dari Rekaman Percakapan dan CCTV

Riezky Maulana
Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin. (Foto: iNews.)

JAKARTA, iNews.id - Komnas HAM menemukan petunjuk dalam proses investigasi kasus penembakan anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Pentunjuk itu didapatkan dari sejumlah barang bukti, yaitu rekaman suara dan CCTV.

Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin mengatakan, masih mendalami temuan bukti tersebut. Sejauh mana pendalaman itu dia tidak menjelaskan detail. 

"Tim lapangan juga mengambil atau mendapatkan beberapa bukti petunjuk lainnya seperti rekaman pecakapan, CCTV jalan dan beberapa bukti yang lain," ujar Amiruddin dalam konferensi pers di Komnas HAM, Senin (28/12/2020).

Dia menuturkan, bukti tersebut diperoleh berkat informasi dari sejumlah saksi saat dimintai keterangan. Selain itu, Komnas HAM juga menemukan sejumlah bukti berupa proyektil dan selongsong peluru serta pecahan bagian mobil polisi dan Laskar FPI.

"Alat-alat bukti ini tentu kami membutuhkan ahli untuk mengujinya nanti," katanya.

Menurutnya, investigasi kasus penembakan dilakukan sejak mendengar kabar peristiwa tersebut, yakni Senin (7/12/2020). "Komnas HAM melakukan serangkaian penyelidikan setelah mendengar ada peristiwa tersebut," ucapnya.

Diketahui dalam penembakan itu enam anggota Laskar FPI tewas ditembak aparat Polda Metro Jaya saat mengawal Habib Rizieq Shihab menuju tempat pengajian subuh keluarga.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putar Rekaman CCTV di Sidang, Hakim Soroti Arah Siraman Air Keras Terdakwa ke Andrie Yunus

57 tahun lalu

Breaking News: Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Warga Rusak

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Laporan Dugaan Kasus Intimidasi Hercules ke Ilma Sani

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Maling Spesialis Kotak Amal di Pesanggrahan Jaksel, Beraksi Lebih dari 3 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal