Investigasi Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq, Komnas HAM Tegaskan Tak Ada Intervensi

Irfan Ma'ruf
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di Kantor Komnas HAM. (Foto Fahreza/Okezone).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan proses investigasi penembakan enam anggota laskar FPI dilakukan secara transparan. Bahkan dipastikan tidak mendapat tekanan dari pihak mana pun.

"Tidak ada intervensi dari pihak mana pun selama proses penyelidikan," kata Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (18/1/2021). 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menerima laporan Komnas HAM terkait penembakan pengawal Habib Rizieq Shihab. Jokowi pun memerintahkan agar rekomendasi Komnas HAM mengenai penembakan Laskar Front Pembela Islam (FPI) ditindak lanjuti. 

Jokowi juga meminta agar proses hukum penembakan yang menewaskan enam Laskar FPI diungkap transparan. Pernyataan itu disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers bersama Koomisioner Komnas HAM di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (14/1).

Laporan hasil investigasi kepada Jokowi lebih dari 160 halaman beserta dokumen tambahan serta barang bukti. Dalam kasus ini, Komnas HAM menyatakan terjadi pelanggaran HAM.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

1.000-an Calon Dokter Tertahan Sertifikasi Profesi, Komnas HAM Turun Tangan

57 tahun lalu

Komnas HAM: Korban Penembakan di Kembru Papua Tengah Bertambah Jadi 12 Orang

57 tahun lalu

Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, 9 Orang Terluka 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal