JAKARTA, iNews.id - Inilah sederet tokoh yang mempelopori pertentangansistem tanam paksa. Saat Johannes Van Den Bosch memimpin Hindia Belanda, pemerintah Belanda mulai mengenalkan sistem tanam paksa atau cultuur stelsel.
Dalam sistem ini, setiap desa diwajibkan mengalokasikan sebagian lahan mereka untuk menanam komoditas ekspor seperti kopi, tebu, dan indigo. Rincian terkait sistem tanam paksa ini tertuang dalam dokumen resmi pada tahun 1834 Nomor 22.
Awalnya, sistem tanam paksa diterapkan di Jawa dan kemudian dikembangkan di daerah-daerah di luar Pulau Jawa. Lalu sistem tanam paksa mulai diberlakukan di Sumatera Barat pada tahun 1847.
Pada saat itu, penduduk yang sebelumnya dapat menanam kopi secara bebas dipaksa menyerahkan hasil panennya kepada pemerintah kolonial. Sistem serupa juga diterapkan di daerah lain seperti Minahasa, Lampung, dan Palembang.
Walau begitu, sistem tanam paksa yang dilakukan oleh Belanda mendapatkan kritik dari berbagai pihak. Sebagai hasil dari tekanan tersebut, Belanda akhirnya menghapus sistem tanam paksa tersebut.