Usai Danjen Kopassus, karier Wismoyo terus melesat menjadi Kasdam IX/Udayana (1985-1987), Pangdam VIII/Trikora (1987-1988), selanjutnya Pangdam IV/Diponegoro (1988-1990).
Jenderal yang sangat dihormati Menhan Prabowo Subianto ini lantas dipercaya sebagai Pangkostrad (1990-1992), Wakil KSAD (1992-1993) dan KSAD (1993-1995). Mantan Ketua Umum KONI Pusat ini meninggal dunia di Jakarta 28 Januari 2021.
Sebagaimana Wismoyo, masa muda Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo ditempa di Korps Baret Merah. Abituren (lulusan) Akmil 1970 ini kelak tidak hanya melesat menjadi Danjen Kopassandha, namun juga KSAD.
Bagyo pernah menjadi perwira di ring satu Soeharto. Rekan satu angkatan Luhut Binsar Pandjaitan ini dikenal pernah menjadi ajudan (pengawal pribadi) Pak Harto.
Rekam jejak Bagyo juga cemerlang. Semasa masih di pasukan, dia salah satu anggota tim operasi Woyla yang membebaskan sandera pembajakan pesawat Garuda DC-9 di Bandara Dong Mueang, Bangkok, Thailand pada 1981.