Ini Filosofi Tukkus, Penutup Kepala Khas Lampung yang Dipakai Ganjar

Wahyu Sibarani
Capres Ganjar Pranowo mengenakan kain dan penutup kepala khas Lampung bernama tukkus. (Foto MPI).

Seperti yang diterangkan Baeduri, Febrial Khaja  Muda membenarkan filosofi duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Dia menjelaskan di Lampung terdapat dua masyarakat adat yakni Pepadun dan Saibatin.

"Artinya Saibatin dan Pepadun ini sama posisinya. Tidak ada yang paling tinggi dan tidak ada yang paling rendah," katanya.

Kedua, Febrial Khaja Muda mengatakan Tukkus memiliki sayap supaya Saibatin dan Pepadun bisa mengepakkan sayapnya agar bisa mengangkat nama Lampung.

Salah satu elemen yang kerap digunakan di Tukkus adalah emas. Seperti tukkus yang dikenakan oleh Ganjar Pranowo yang kaya akan elemen emas.

"Keduanya sama-sama terbang untuk menunjukkan ke dunia bahwa Lampung itu emas," terang Febrial Khaja Muda.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui di Pesisir Barat, Dibangun PTPP

57 tahun lalu

Kelakar Prabowo ke Anggota Hipmi: Jangan Macam-Macam, Aku Sudah Tahu Kelakuanmu Semua

57 tahun lalu

Momen Meriah Warga Sambut Prabowo di Lampung, Lambaikan Bendera Merah Putih

57 tahun lalu

PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat, Siapkan Tim Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal