Ini Alasan Polri Tak Pecat AKBP Raden Brotoseno Usai Terjerat Kasus Korupsi

Puteranegara Batubara
Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Propam Polri memaparkan alasan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) tidak melakukan pemecatan terhadap AKBP Raden Brotoseno usai terjerat kasus korupsi cetak sawah di Kalimantan Barat. Sebab mempertimbangkan prestasi dan perilaku yang bersangkutan selama menjadi personel kepolisian. 

"Pernyataan atasan AKBP R. Brotoseno dapat dipertahankan menjadi anggota Polri dengan berbagai pertimbangan prestasi dan perilaku selama berdinas di kepolisian," kata Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kepada awak media, Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Kemudian, kata Sambo, KKEP juga menimbang bahwa rangkaian kejadian penyuapan terhadap AKBP R. Brotoseno dari  terpidana lain Haris Artur Haidir dalam hal ini penyuap, dalam sidang Kasasi dinyatakan bebas pada tahun 2018.  Sebagaimana Nomor Putusan :1643-K/pidsus/2018. Tanggal 14 November 2018. 

"Terduga pelanggar telah menjalani masa hukuman 3 tahun 3 bulan dari putusan PN Tipikor 5 tahun karena berkelakuan baik selama menjalani hukuman di Lapas," ujar Sambo.

Meski begitu, Sambo memastikan, meskipun tidak di pecat, Brotoseno telah dijatuhi sanksi demosi terkait dengan perbuatannya tersebut. 

"Direkomendasikan dipindahtugaskan kejabatan berbeda yang bersifat demosi," tutup Sambo.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025: Skor Turun ke 34, Peringkat 109

Nasional
2 hari lalu

Noel Ebenezer Pelesetkan Lagu Iwan Fals Sindir KPK: Giliran Kelas Kakap Nggak Pernah Kau Tangkap

Nasional
3 hari lalu

Prabowo: Terlalu Banyak Kekayaan Negara Dicuri, Saya Tak akan Ragu Lawan Korupsi!

Nasional
3 hari lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal