Ini Alasan Aliansi 40 Ormas Islam Tolak Laporan soal Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Aditya Pratama
Juru Bicara Aliansi Ormas Islam, Gurun Arisastra dalam program Rakyat Bersuara bertajuk '40 Ormas Lapor Polisi, Ade Armando Cs Terancam Pidana?' yang disiarkan di iNews, Selasa (12/5/2026). (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Aliansi 40 Ormas Islam menegaskan menolak pelimpahan laporan terhadap Ade Armando, Grace Natalie, dan Permadi Arya alias Abu Janda dari Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya. Pelaporan tersebut terkait dengan polemik narasi unggahan potongan video ceramah Wapres ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK) terkait mati syahid.

Juru Bicara Aliansi Ormas Islam, Gurun Arisastra mengungkapkan alasan penolakan pelimpahan laporan terhadap Ade Armando Cs dari Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya.

"Kami melihat bahwa perkara ini situasi dimensi nasional yang sangat serius karena menyangkut kerukunan umat beragama," ucap Gurun dalam program Rakyat Bersuara bertajuk '40 Ormas Lapor Polisi, Ade Armando Cs Terancam Pidana?' yang disiarkan di iNews, Selasa (12/5/2026).

Dia menegaskan, pihaknya menilai pelaporan terhadap pernyataan Ade Armando Cs dalam podcast YouTube Cokro TV tidak sederhana dan perlu penanganan hukum di tingkat nasional.

"Bagi kami perkara ini tidak sederhana, ini perkara yang amat luar biasa dan penanganannya perlu pada tingkat nasional. Ini banyak yang melaporkan, baik di Bareskrim maupun daerah," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Abdul Talaohu Sebut Ade Armando Punya Motif Jahat usai Sebarkan Potongan Video Ceramah JK

Nasional
1 hari lalu

Aliansi 40 Ormas Islam Minta Bareskrim Usut Ade Armando Cs terkait Video Ceramah JK

Nasional
1 hari lalu

40 Ormas Islam Tolak Laporan soal Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Nasional
5 hari lalu

Ade Armando Batal Minta Maaf ke JK jika 40 Ormas Islam Tak Cabut Laporan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal