Industri Tekstil Tertekan Imbas Perang di Timur Tengah, Harga Bahan Baku Naik 40 Persen

Rohman Wibowo
Industri dan produk tekstil kian tertekan akibat perang AS-Israel dengan Iran berdampak terhadap inflasi harga bahan baku produk tekstil untuk sektor hulu. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)

Dari sisi permintaan pasar, APSyFI melihat masih dalam level yang stabil dengan kecenderungan permintaan meningkat karena kenaikan harga bahan baku impor juga jadi lebih tinggi dari produk lokal.
 
“Hingga saat ini bahan baku baik untuk polyester maupun rayon yang diproduksi di dalam negeri belum ada kendala, barangnya ada, hanya harganya yang tinggi” tuturnya.

Meski demikian, Redma menekankan secara keseluruhan tingkat utilisasi nasional produsen polyester masih dibawah 40 persen dan utilisasi produsen rayon sekitar 70 persen.

“Belum bisa jalan full karena yang sudah berhenti tidak mau jalan lagi selama pemerintah membiarkan praktik unfair terus terjadi di pasar domestik” ucapnya. 

Saat ini para produsen yang masih beroperasi hanya dapat melayani konsumen eksisting. Sedangkan, mereka yang biasa menggunakan bahan baku impor tidak diprioritaskan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Shorts
20 jam lalu

Waduh! Harga Plastik Melonjak 2 Kali Lipat Imbas Perang AS-Iran

Internasional
23 jam lalu

Senator AS Akan Makzulkan Menhan Pete Hegseth terkait Perang Iran

Nasional
3 hari lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

Megapolitan
4 hari lalu

Pramono Soroti Konflik Timur Tengah: Perang Tak akan Lama jika Ukhuwah Islamiyah Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal