Tantangan lain yakni pegawai negeri sipil (PNS) yang enggan menempati pulau-pulau di daerah terpencil. Dampaknya, pemkab harus mengangkat pegawai honorer untuk mengatasi kebutuhan layanan masyarakat itu.
Selain infrastruktur, Pemkab Maluku Barat Daya juga akan memperbaiki kualitas sekolah dan tenaga medis. Khusus untuk peningkatan tenaga kesehatan, Pemkab bahkan akan memberikan beasiswa dan menguliahkan mereka.
Tidak hanya itu, Pemkab membuat program menyekolahkan dokter ke jenjang ahli/spesialis dengan harapan mereka nanti mengabdi dan berkontribusi ke Maluku Barat Daya."Makin banyak dokter makin bagus, rumah sakitnya bisa jadi besar," tuturnya.