Indonesia Tolak Klaim AS soal Israel Miliki Dataran Tinggi Golan

Yosephina Damaris
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir. (Foto: kemlu.go.id)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menolak keras pengakuan AS yang menyatakan Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari wilayah Israel. Menurut Kemlu, dataran tinggi itu sepenuhnya milik Suriah.

Penolakan tersebut disampaikan Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, siang tadi. Dalam keterangannya, Arrmanatha menegaskan posisi Indonesia yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah kedaulatan Suriah.

Menurut dia, posisi Indonesia tersebut berdasarkan pada prinsip dalam Piagam PBB mengenai penghormatan atas kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara, serta berbagai elemen YANG terkandung dalam resolusi-resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB terkait Dataran Tinggi Golan.

“Secara tegas, Indonesia menolak adanya pengakuan terhadap Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Israel. Kita tetap pada posisi kita yang mengatakan bahwa Dataran Tinggi Golan merupakan bagian dari Suriah yang sudah diduduki Israel sejak 1967,” tutur Arrmanatha di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Dia mengatakan, Pemerintah Indonesia meminta masyarakat internasional untuk terus menghormati hukum internasional dan Piagam PBB serta tetap berpedoman pada Resolusi PBB terkait proses perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal