"Kalau kita mau menang-menangan soal jumlah penduduk pemeluk agama paling besar misalnya, itu tidak benar juga karena hanya besar di Indonesia. Coba ke Eropa, pasti jadi minoritas, anda yang akan diserang karena jadi minoritas," katanya.
Mahfud menegaskan bahwa Indonesia lahir sebagai negara merdeka yang bersatu di dalam keberagaman, basis berdirinya negara kita itu adalah pluralisme atau keberagaman karena para pemuda sebelum Indonesia merdeka sudah bersumpah untuk bertanah air, berbangsa, berbahasa yang satu yaitu Indonesia.
"Kita bersumpah untuk bersatu putra putri Indonesia berbangsa satu bertanah air satu berbahasa satu. Di Indonesia semua agama dilindungi, aliran dari setiap agama juga dilindungi negara, keyakinan kepercayaan penduduk lokal yang berbasis agama juga mendapat perlindungan yg sama dari negara, termasuk suku dan ras," pungkasnya.