Indonesia Ingin Gabung BRICS, Menlu Sugiono Ungkap Manfaatnya bagi Kepentingan RI

Felldy Aslya Utama
Rapat kerja Menlu Sugiono dengan Komisi I DPR (foto: MPI)

"Sebenarnya saya sudah umumkan pada 2014, saat mulai mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia. Saya menyampaikan, jika menjadi presiden Indonesia, saya akan membawa Indonesia bergabung dengan BRICS," kata Prabowo saat pertemuan forum bisnis di sela KTT G20, Rio de Janeiro, Brasil.

Presiden menegaskan kembali keinginan Indonesia untuk menjadi anggota BRICS karena itu penting bagi perekonomian global.

Keseriusan itu ditunjukkan Prabowo dengan mengutus Menlu Sugiono ke pertemuan BRICS di Kazan, Rusia, pada 21 Oktober 2024 lalu. Padahal saat itu dia baru dilantik sebagai presiden.

"Saya melantik kabinet pada 21 Oktober dan mengutus menteri luar negeri untuk terbang langsung ke Kazan guna menghadiri KTT BRICS, yang tidak bisa saya hadiri," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sempat Disorot Dino Patti Djalal, Menlu Sugiono Sebut 17 Dubes Asing Serahkan Surat Kepercayaan Pekan Ini

57 tahun lalu

Menlu Sebut Prabowo bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini

57 tahun lalu

Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri

57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal