Indonesia Diskusikan Upaya untuk Keluar dari Priority Watch List

Rizqa Leony Putri
Pemerintah Indonesia kembali menemui Perwakilan US Chamber of Commerce demi mendapat rekomendasi terkait status Priority Watch List (PWL). (Foto: Ditjen KI)

Dalam dua bulan terakhir ini satgas ops telah banyak melakukan perubahan dalam bentuk perjanjian kerjasama antarlembaga. Diharapkan dengan perjanjian kerjasama tersebut akan memberikan solusi cepat (shortcut) atas keinginan United States Trade Representative (USTR) yang menginginkan RI mengubah regulasi kekayaan intelektual yang sudah ada.

Dalam kerja sama ini, Direktorat Bea dan Cukai Kemenkeu akan membantu pengawasan peredaran obat dan makanan palsu yang mengandung pelanggaran hak kekayaan intelektual. Sementara BPOM akan berperan dalam operasi bersama dalam penegakan hukum terhadap obat dan makanan palsu yang melanggar hak kekayaan intelektual di pasar fisik dan online.

Tidak hanya itu, satgas ops juga telah menggandeng e-commerce seperti Tokopedia, Blibli, Shopee, Lazada dan Bukalapak. Para e-commerce telah mendeklarasikan dukungan dan komitmen mereka terhadap pemberantasan barang bajakan. Selain itu para e-commerce juga menunjukkan bahwa mereka memiliki kebijakan khusus untuk penanganan kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual di platformnya.

Dengan keluarnya Indonesia dari PWL ini, pemerintah berharap dapat mendatangkan banyak investor ke Indonesia serta mendapatkan program penurunan tarif bea masuk (Generalized System of Preferences) yang lebih besar lagi dari Indonesia. Hal itu memungkinkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui pertumbuhan investasi asing.

(CM)

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 WNI Ditangkap Israel, Amnesty International: RI Harus Segera Ambil Langkah Diplomatis

57 tahun lalu

Survei Pakar: Palestina Merdeka Jadi Jimat Diplomasi Indonesia

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Pebisnis AS: 3 Bulan Pertama, Pemerintahan Saya Hemat Rp303 Triliun

57 tahun lalu

DJKI Musnahkan Barang Hasil Pelanggaran Kekayaan Intelektual, Total Senilai Rp3 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal