Idul Fitri Berpotensi Berbeda, Komisi VIII DPR: Harus Saling Menghormati dan Jaga Persaudaraan

Bachtiar Rojab
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily (foto: DPR)

Pimpinan Komisi DPR yang membidangi urusan agama itu meyakini seluruh umat Islam di Indonesia telah dewasa secara iman. Oleh karenanya, Ace yakin perbedaan penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah tidak akan menimbulkan perpecahan. 

“Selalu dan selalu kita harus menjaga kerukunan beragama sekalipun ada perbedaan. Itulah identitas kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” politisi Partai Golkar itu.

Di sisi lain, Ace berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dapat memfasilitasi masyarakat yang hendak menggelar Salat Ied bersama. Seperti penggunaan lapangan-lapangan yang dikelola Pemda agar dapat dibuka dan diizinkan untuk menjadi tempat Salat Idul Fitri.

“Pastinya ibadah Idul Fitri akan semakin indah bagi semua yang menjalankan, dan hadirnya keharmonisan antarumat beragama akan membuat perayaan Lebaran semakin bermakna,” tutupnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

DPR Minta Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Perlindungan Anak, Tak Cuma Jemput Bola

Nasional
24 hari lalu

Pelindo Catat 3 Pelabuhan Terpadat selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Apa Saja?

Nasional
1 bulan lalu

Pulang dari Arab Saudi, Komisi VIII DPR Sebut Persiapan Ibadah Haji Belum 100 Persen

Nasional
1 bulan lalu

Wamenhub Ungkap Sewa Jet Pribadi Meningkat saat Lebaran 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal