Ichsanuddin Noorsy Blak-blakan Ekonomi RI Mulai Bergejolak, Ungkap Tanda-Tandanya

Jonathan Simanjuntak
Pakar ekonomi politik, Ichsanuddin Noorsy (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pakar ekonomi politik, Ichsanuddin Noorsy menyoroti adanya tekanan terhadap kondisi ekonomi nasional, baik dari sisi fiskal maupun moneter. Dia menilai, sejumlah tanda menunjukkan adanya gejolak yang mulai dirasakan akibat dampak perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Menurutnya, Bank Indonesia yang dikenal konservatif pun telah mengakui adanya tekanan di pasar keuangan. Hal itu, kata dia, tercermin dari penurunan cadangan devisa dalam dua bulan terakhir.

"Saya ingin mengatakan sama anda, BI aja ngakuin gejolak, BI yang konservatif kayak gitu aja ngakuin gejolak. Apa indikatornya? Sederhana indikatornya. Cadangan devisanya ambruk," ujar Ichsanuddin dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Iran dan Ancaman Krisis, Benarkah?' di iNews, Selasa (31/3/2026).

Penurunan tersebut, lanjut dia, terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang kini berada di kisaran Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS.

"Apa artinya? Berantakan. Ada tekanan pada fiskal. Tekanan pada fiskal dan moneter diindikatorin lain lagi," tambah dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Batalkan Gencatan Senjata, Ini Tanggapan Keras Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal