Hore! Pemerintah akan Renovasi 10.000 Rumah Tak Layak Huni Keluarga Siswa Sekolah Rakyat

Riyan Rizki Roshali
Kemensos dan Kementerian PKP akan merenovasi 10.000 rumah keluarga siswa Sekolah Rakyat. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

“Diutamakan bagi keluarga yang telah memenuhi syarat. Jadi misalnya tentang kepemilikan tanahnya, kemudian tentang keamanan untuk renovasinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Maruarar Sirait mengaku akan mensurvei sejumlah daerah mulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, hingga Bali untuk realisasi program itu.

“Kalau boleh nanti kita hadir di berapa titik ya sama-sama ya. Sama Beliau (Menteri Sosial) mungkin di NTT, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Bali ya. Supaya kita bisa mulai segeralah programnya,” tuturnya.

Menurut dia, saat ini baru 50 persen data rumah tidak layak huni (RLTH) keluarga siswa Sekolah Rakyat yang diterima kementeriannya. Ihwal itu, dirinya menargetkan seluruh data harus lengkap di awal Juni 2026 sebelum tahun ajaran 2026/2027 dimulai.

“Kalau boleh di tanggal 1 Juni (2026) data-data paling lama masuk. Sekarang data sudah masuk 5.000 (rumah tidak layak huni), 5.000 ini kita sudah bisa jalan,” jelas dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Wamensos Targetkan Hasil Investigasi Pengadaan Sekolah Rakyat Rampung Pekan Depan

Nasional
3 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Nasional
4 hari lalu

Gus Ipul Rampung Konsultasi Sekolah Rakyat ke KPK, Ngaku Dapat Banyak Masukan

Bisnis
4 hari lalu

Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Cirebon, Progres Capai 40 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal