"Karena itu kan dibagi dengan wagub untuk pendopo-pendopo dan sebagainya," ucap Rudy.
Di sisi lain, Rudy menerangkan kondisi rumah dinas Gubernur Kaltim sudah lama tak digunakan. Untuk itu, dia menilai banyak ruangan yang mesti direvitalisasi.
"Rumah dinasnya kita benahin ya. Mulai banyak sekali yang tidak ada ya, mulai dari elektroniknya tidak ada, toiletnya banyak yang harus dibenahi, lampu-lampunya dan sebagainya, termasuk televisi-televisinya, sofa-sofanya sudah tidak layak kita baikin kembali untuk menerima seluruh kegiatan-kegiatan pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur," katanya.
Rudy mengaku memilih tinggal di rumah dinas karena lebih efektif dan efisien mengingat lokasinya dekat dengan kantor gubernur.
"Saya tinggalnya di rumah dinas. Di Kalimantan Timur kami tinggalnya, stay-nya di rumah dinas, karena kantornya di samping, jadi kami jalan kaki," ujarnya.