Heboh Grup Homo SMP-SMA di Garut, Begini Respons KPAI

Dony Aprian
Komisioner KPAI Jasra Putra. (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.id – Warga Garut, Jawa Barat, belum lama ini dihebohkan dengan kemunculan grup Facebookkelompok gay alias homo yang anggotanya terdiri atas pelajaran SMP dan SMA. Anggota grup itu mencapai 2.500 orang.  Hingga saat ini, aktivitas grup tersebut masih berjalan.

Kasus tersebut mendapat perhatian serius dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). “Kami akan melakukan sejumlah langkah untuk merespons kasus itu,” ujar Komisioner KPAI Jasra Putra melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Selasa (9/10/2018).

Dia menuturkan, KPAI bakal terus mendalami dan berkoordiasi dengan kepolisian terkait penyelidikan grup gay di Facebook itu. “Perlu diselidiki apakah ada aktor orang dewasa yang memengaruhi anak-anak dalam kasus ini sehingga mereka membuat grup terbuka seperti itu di Facebook,” ucapnya.

Jasra menuturkan, KPAI meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) segera memblokir grup Facebook tersebut, kecuali untuk alasan penyelidikan bagi kepolisian. Kemudian, lembaganya juga mendesak Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil peran terkait nasib para anak pelaku maupun korban jaringan gay tersebut sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Terutama kepada Kemensos, bisa melakukan pendampingan dan rehabilitasi korban anak agar kembali kepada fungsi-fungsi sosialnya secara normal,” ucap Jasra.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 hari lalu

Muncul Wacana Ganti Nama Provinsi Jabar Jadi Tatar Sunda, Anggota DPR: Kenapa Harus Diganti?

22 hari lalu

Sarwendah Resmi Adukan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Nafkah Anak!

25 hari lalu

Konflik Ruben Onsu Kontra Sarwendah, KPAI Minta Semua Pihak Lindungi Anak

25 hari lalu

Dengar Aduan Ruben Onsu, KPAI Minta Anak Jangan Terseret Konflik Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal