Heboh Beras Oplosan, Guru Besar IPB Minta Pemerintah Gunakan Diksi yang Tepat

Puti Aini Yasmin
Guru Besar IPB, Dwi Andreas Santosa meminta agar pemerintah menggunakan diksi yang tepat terkait beras oplosan dalam tayangan Interupsi, Kamis (17/7/2025). (Foto: screenshot)

Ia pun memberi contoh praktik yang tidak boleh dilakukan industri adalah mencampur dengan beras rusak.

"Kalau misalnya terjadi, perusahaan mencampur beras, katakan lah dengan beras Bulog yang sudah rusak, itu baru tak boleh diperbolehkan. Tapi istilah mencampur, blending itu wajar," katanya.

"Oleh karena itu, pemerintah seharusnya menggunakan diksi yang tepat," ucap Andreas.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
17 jam lalu

Daftar Harga Pangan 18 Juli 2026: Beras hingga Daging Ayam Kompak Naik

22 jam lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

9 hari lalu

Bapanas Lapor Stok Beras Pemerintah 5,2 Juta Ton: Pangan Kita Aman

11 hari lalu

Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal